Dia si paras Mungil

Keteduhannya membuat ku kagum
Kesederhanannya membuat ku terpana
Parasnya yang mungil
Menambah keanggunan dirinya
Namun ku hanya mampu menatap dari jauh
Tak berani ku sapa dirinya
Takut akan mengganggu kenyamanannya
Atau dia akan menganggapku salah satu dari kaum bajingan nantinya
Ah cukup kagum ini kusimpan saja
Mengagumi ciptaan yang Maha Kuasa
Kadang aku sempat berfikir
Kenapa tak sekalian saja dia tercipta untukku
Ah tenang kawan
Ini cuma khayalan dimasa luang
Tak ada salah sesekali aku menjadi melankolis
Aku juga punya sisi romantis
Tenang, ini bukan puisi
Yang harus mengikuti aturan tata tulis
Ini cuma ketikan ringan
Dari seorang pria bujangan
*ditengah laut dari pulau weh ke Banda Aceh
28 januari 2015
#SaleumPRP

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »