Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Rasa syukur kehadirat Allah Swt atas segala anugrah, hidayah hingga curahan rizki tak terhingga yang terus kita nikmati hingga saat ini. Inilah wujud kasih sayang yang sejati, memberi tanpa meminta, dan terus menambahnya bagi yang mensyukuri dan baik dalam proses meminta nikmat itu. Shalawat serta salam kita haturkan kepada sang Pelita yang tak akan pernah tergerus oleh kondisi, pribadi yang disayangi kawan dan disegani para lawan. Idola sejati bagi seluruh individu yang ingin menjadi pribadi paripurna, beliau adalah baginda Muhammad Saw.
Rasa syukur kehadirat Allah Swt atas segala anugrah, hidayah hingga curahan rizki tak terhingga yang terus kita nikmati hingga saat ini. Inilah wujud kasih sayang yang sejati, memberi tanpa meminta, dan terus menambahnya bagi yang mensyukuri dan baik dalam proses meminta nikmat itu. Shalawat serta salam kita haturkan kepada sang Pelita yang tak akan pernah tergerus oleh kondisi, pribadi yang disayangi kawan dan disegani para lawan. Idola sejati bagi seluruh individu yang ingin menjadi pribadi paripurna, beliau adalah baginda Muhammad Saw.
Tanggal
Lima Belas bulan Juni tahun Dua Ribu Empat Belas merupakan sejarah dalam literatur
kehidupan saya secara pribadi, karena dihari tersebut saya mendapat sebuah
kepercayaan dari kawan-kawan tanpa melalui proses settingan apapun dan itu
mengalir secara damai dan aman. Momentum dimana saya terpilih sebagai Ketua
Umum PB-IPPEMAS untuk masa jabatan 2014-2016. Tentu ini bukanlah hal biasa dan
mudah, bukan karena posisi yang diemban namun lebih kepada nilai amanah itu
sendiri. Setiap amanah sekecil apapun tentu tak akan luput dari
pertanggungjawaban bukan hanya kepada manusia namun lebih tinggi yaitu
mempertanggungjawabkannya dihadapan Allah swt nantinya.
IPPEMAS
(Ikatan Pemuda Pelajar Dan Mahasiswa) adalah salah satu paguyuban yang ada di
Provinsi Aceh. Secara esensi IPPEMAS diharapkan menjadi Rumah Besar bagi
para Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa bukan sebagai wadah untuk menghadirkan gab-gab
melainkan sebagai sarana mewujudkan persaudaraan, memupuk kebersamaan dalam
perbedaan, katalisator dinamika sebagai proses pendewasaan. Secara pribadi saya
memahami nilai luhur tersebut harus lebih diprioritaskan diatas segala-galanya
tanpa juga melupakan tanggung jawab Pemuda-Mahasiswa sebagai agent of change
yang memiliki beban moral untuk menjadi bagian dari sosial kontrol dan
penyumbang gagasan solutif terhadap proses pembangunan di Kota Sabang dan Aceh
secara umum.
Dua tahun
saya mengelola IPPEMAS banyak hal yang telah kami lalui dan lakukan bersama-sama
sesuai dengan kemampuan dan tanpa menjadikan keterbatasan diri sebagai alasan
untuk berdiam diri, kami terus mencari peluang dari kendala agar menjadi
bulir-bulir solusi guna mengisi setiap ruang-ruang berbakti disegala dimensi. Jika
para Bapak, Ibu, Saudara, Rekan-rekan melihat dari rentetan perjalanan PB-IPPEMAS
periode 2014-2016 mencapai keberhasilan, ini semua adalah wujud dari dawai-dawai
kebersamaan antara pengurus yang cepat menemukan kunci senada tanpa perlu
menelan waktu yang terlalu lama dan keberhasilan itu hanya diperoleh karena
para pengurus selalu siap berbuat untuk daerah dan bagi sesama didalam
keterbatasan diri karena kami memiliki naluri pemuda-mahasiswa yang senantiasa
senang dan bahagia untuk mengabdi dan bermanfaat bagi sekitar. Namun, jika
Bapak, Ibu, Saudara, Rekan-rekan mendapati ada goresan kesalahan setitik saja
bahkan bermetamorfosa menjadi kegagalan, maka itu adalah wujud nyata dari
kurang mampunya saya secara pribadi dalam mengelola dan memberdayakan setiap
potensi yang ada. Ketidakmampuan saya dalam menekan ego personal hingga
mengebiri semangat kawan-kawan pengurus dalam berdinamika. Saya mengakui dan
menyadari para Pemuda, Mahasiswa dan Pelajar Sabang merupakan pribadi-pribadi yang
istimewa dengan segala potensi yang ada pada diri mereka.
Untuk ini
semua, ucapan terima kasih saya sampaikan kepada kedua orang tua yang turut
berjasa dalam kehidupan saya yang tidak mungkin saya uraikan satu persatu, yang
jelas dengan restu mereka lah saya mampu melalui semua ini hingga akhir. Rasa
terima kasih saya juga kepada Pemerintah Kota Sabang yang telah sedia dalam
waktu bersamaan menjadi orang tua dan mitra bagi IPPEMAS. Penghormatan saya
juga kepada seluruh Pendiri IPPEMAS, seluruh Alumni dan Pembina PB-IPPEMAS dan
para senior yang tak dapat saya sebutkan satu persatu dalam ringkasan catatan
ini. Penghargaan terbesar saya kepada seluruh Pengurus Besar Ikatan Pemuda
Pelajar Dan Mahasiswa (PB-IPPEMAS) yang terus menjadi mitra dalam suka dan
duka, serta seluruh rekan-rekan Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda yang telah
menyokong dan menjaga kami agar tidak salah jalan dalam mengemban amanah besar
ini. Permohonan maaf saya sampaikan kepada seluruh pihak yang merasa tidak
nyaman, terlukai perasaan oleh gerak, kata dan sifat saya dalam menjalankan
amanah ini. Tidak ada kesengajaan untuk melukai dan menyalakan obor permusuhan,
ini semua adalah proses yang sedang dan terus saya lalui untuk menuju dimensi
kedewasaan pribadi.
Semoga
kedepan IPPEMAS semakin kokoh secara organisasi, intim secara hubungan, luas
secara relasi dan kuat secara gagasan yang akan disumbangkan kepada daerah
tercinta. IPPEMAS bukanlah sekedar nama, tetapi nama yang telah mengukirkan
sejarah mengabdi dan berbakti untuk daerah… atas nama integritas dan
kehormatan!
*Disampaikan pada Mubes dan termaktub dalam pengantar Laporan Pertanggungjawaban kepengurusan
Sabang, 28 Oktober 2016
Ketua Umum PB-IPPEMAS Periode 2014-2016
Putra Rizki Pratama